Keluarkan AKU dari AKU

09:57



Di dalam kehidupan seseorang tidaklah sempurna. Seperti dalil yang menerangkan bahwa “manusia tidak luput dari salah dan lupa”. Sepintar apapun kita, sebaik apapun kita, tak akan pernah luput dari dosa lahiriah dan batiniah. Secara batiniah manusia memiliki penyakit hati antara lain: riya’, dengki, berbicara berlebihan, cinta dunia, sombong, bangga diri.
Penyakit hati adalah perasaan tidak enak yang muncul di dalam diri manusia sehingga menyebabkan hatinya menjadi terasa tidak tenang, gelisah dan waswas.

1. Riya
Riya’ adalah memperlihatkan suatu amal kebaikan kepada orang lain, dengan harapan mendapat pujian atas kebaikan yang dia lakukan.
Sebagaimana ulama mengatakan:
ÙˆَالرِّÙŠَاءُ Ø¥ِÙŠْÙ‚َاعُ الْÙ‚ُرْبَØ©ِ Ù„ِÙ‚َصْدِ النَّاسِ
“Riya’ adalah melakukan ibadah karena mengharap arah kepada manusia supaya      mendapat keuntungan darinya (pujian dan penghormatan)”.
Menurut Imam Ali bin Abi Thalib, ada empat tanda orang yang riya’. Yakni: Malas beramal atau beribadah jika sedang sendirian, Sebaliknya, di depan orang banyak atau orang lain, dia akan rajin beramal atau beribadah, Jika dipuji, semakin banyak amal yang di lakukannya dan Jika tak ada yang memujinya, berkuranglah amalnya alias tak mau beramal lagi.

2. Dengki

Hasud adalah iri dengki, adapun secara istilah yaitu mengharapkan hilangnya kenikmatan yang dimiliki orang lain baik dalam ilmu, harta benda ataupun ibadah, serta hal-hal lain yang membawa kebahagiaan pada orang yang tersebut.
Dengki sangatlah berbahaya, adapun kedengkian membuat hati manusia menjadi lebih banyak diliputi prasangka dan mencari celah kesalahan orang lain, sehingga hidupnya pun selalu di warnai dengan pikira-pikiran yang buruk.
Adapun ciri-ciri orang yang pendengki sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Ali Imran ayat 118-120 adalah: Suka membuat kemudharatan/ kesusahan pada teman atau rekannya sendiri, Ketika bertemu rekannya, dia berpura-pura mendukung . Sedangkan saat di belakang, dia menohok rekan kerjanya. dan Mengharapkan hilangnya nikmat harta, llmu, kehormatan, kedudukan, kebahagiaan dan sebagainya dari orang lain agar berpindah kepadanya.

3. Bangga diri dan ujub

Bangga Diri atau ujub itu tidak dilarang, namun jika berlebihan kita harus waspada dan berhati-hati karena hawa nafsu kita lebih leluasa masuk dan memodifikasi rasa bangga tadi bercampur menjadi rasa sombong.
Misal seorang mahasiswa berhasil meraih nilai cemerlang pada saat kelulusanya dengan predikat cumlaude, kemudian dia berbangga diri. Hawa nafsu menyusup lewat berbagai pujian yang disampaikan dari teman-temannya.
 
4. Dendam
Dendam adalah menyimpan permusuhan di dalam hati dan menunggukesempatan untuk melepaskannya. Dendam diawali rasa marah, marah yang berkelanjutan membuat seseorang ingin membuat orang lain menderita seperti dirinya bahkan lebih dari itu.
Untuk mengatasi penyakit hati, adalah dengan keikhlasan. Orang yang ikhlas dan menerima keadaan dengan apa adanya, hidupnya akan diliputi ketenangan. Mengerjakan sesuatu dengan kelikhlasan juga akan terasa manfaatnya.
Selain itu, kita manusia juga perlu bersikap muraqabbah, yaitu dapat memperlihatkan dan menghayati kepentingan dan hak Allah dengan memperhitungkan diri sendiri, berapa banyak kebaikan dan dosa yang telah kita lakukan sebagai perbandingan supaya terus berhati-hati dalam setiap berbuat dan bertindak.


Ya Allah.. lindungilah kami dari segala penyakit hati. 
Amin ya Rabb...


 
 


Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold silahkan gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic silahkan gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline silahkan gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought silahkan gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML silahkan gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silahkan parse dulu kodenya pada kotak parser di bawah ini.
Konversi Code
Disqus
Silahkan Berkomentar Dengan